Mengenal Jejak Kecamatan Dewantara

Dewantara adalah nama salah satu Kecamatan wilayah barat dari 27 Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan kini akan menjadi salah satu kecamatan dalam wilayah kepemerintahan CDOB Kabupaten Aceh Malaka. Dewantara juga merupakan Kecamatan yang terbentuk sejak 1945 setelah Indonesia merdeka dan nama Dewantara konon diberikan Teuku Bujang bin Teuku Rhi Mahmud yang didasari kekaguman beliau kepada Ki Hajar Dewantara salah seorang pahlawan pergerakan Nasional yang pernah sama-sama diasingkan Belanda.

Camat yang pernah bertugas di Dewantara :

  1. Tgk Saidina 1945-1946
  2. Tgk H.A. Jalil 1946-1961
  3. T. Syahbuddin Hukni 1961-1966
  4. T. Norto Taher 1966-1968
  5. A. Gani Dadeh 1968-1972
  6. Usman Thaher, BA 1972-1975
  7. A.Aziz 1975-1979
  8. N. Yunus YS 1979-1982
  9. Drs Ismail BS 1982-1984
  10. Drs. M.Suud 1984-1988
  11. Syadli Badai, BA 1988-1989
  12. Drs. Marzuki Abdullah 1989-1993
  13. Drs. Maimun Rasyid 1993-1997
  14. Drs. Marzuki Muhammad Amin 1997-2001
  15. Mansyursyah, BA 2001-2002
  16. Drs. H. Ridwan AR 2002-2005
  17. H. Naikalias Sadakata, S.Sos 2005-2007
  18. HM. Yunus, SE 2007-2013
  19. Drs. Saiful Basri 2013-2015
  20. Drs. Amir Hamzah 2015-2018
  21. Fadhly STP 2018-Sekarang
Kecamatan Dewantara beribukota Kruenggeukueh yang merupakan salah satu dari dua Kemukiman yang ada di Dewantara. Nama Kruenggeukueh sendiri didasari pada penggalian sungai yang dilakukan oleh Tuanku Muhammad Thaher bin Tuanku Raja Cut Zainal.
Tuanku Muhammad Thaher hidup pada zaman Sultan Alauddin Ibrahim Mansur Syah 1857-1870, beliau diberikan tanah oleh Sultan didaerah yang beliau beri nama Kruenggeukueh disana Tuanku Muhammad Thaher bercocok tanam dan berniaga serta membangun pelabuhan.
Luas Kecamatan Dewantara relatif kecil yaitu 39,47 Km2/3.947 Hektar, yang berbatasan sesuai batas tanah yang diberikan Sultan Alauddin Ibrahim Mansur Syah kepada Tuanku Muhammada Thaher.
Di Utara berbatas dengan Selat Malaka, di Selatan dengan Negeri Nisam atau Kecamatan Nisam dan Nisam Antara sekarang, di Timur dengan Kecamatan Muara Satu (Kota Lhokseumawe) dan di Barat berbatasan dengan Kecamatan Muara Batu.
Kecamatan Dewantara memiliki jumlah penduduk terbanyak di Aceh Utara yaitu 49.149 jiwa dengan rincian 24.582 jiwa laki-laki dan 24.567 jiwa perempuan yang tersebar di 11.527 Rumah Tangga.

Jumlah Desa Kecamatan Dewantara adalah 15 Desa yaitu:

  1. Keude Kruenggeukeuh
  2. Tambon Baroh
  3. Tambon Tunong
  4. Paloh Gadeng
  5. Paloh Lada
  6. Pulo Rungkom
  7. Paloh Igeuh
  8. Uteun Geulinggang
  9. Bangka Jaya
  10. Bluka Teubai
  11. Geulumpang Sulu Timur
  12. Geulumpang Sulu Barat
  13. Ulee Pulo
  14. Ulee Reuleueng
  15. Lancang Barat

Di Dewantara ada beberapa asset nasional yang berbentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Pelabuhan Umum Kruenggeukueh, Pabrik Pupuk Iskandar Muda dan PT Asean Aceh Fertilezer yang sudah tidak lagi beroperasi serta Stasiun Kereta Api Kruenggeukueh.

HUMAS CDOB KABUPATEN ACEH MALAKA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *